Begini Perawatan Mesin Mobil yang Sederhana

Setiap pemilik mobil, tentu harus mengetahui teknik perawatan mesin mobil yang baik dan benar. Hal ini bertujuan agar mobil yang kita miliki bisa tetap terawat dengan baik, khususnya bagian mesin. Mengingat, mesin merupakan komponen inti dari sebuah mobil. Apabila mesin mobil mengalami kerusakan, tentu mobil tidak akan bisa berjalan dan digunakan.

Bagi sebagian orang, proses perawatan mesin mobil cukup diserahkan kepada bengkel saja. Sehingga proses perawatan ini sepenuhnya dilakukan oleh mekanik yang ahli. Mungkin hal ini bisa dilakukan untuk jenis mobil yang berusia muda. Namun, pada jenis mobil yang sudah cukup berumur, para pemilik sebaiknya memiliki pemahaman tentang proses perawatan mesin kendaraan yang mereka miliki. Sehingga bisa mencegah munculnya kerusakan yang muncul akibat kondisi mesin tidak diperhatikan dengan baik.

Perhatikan Olinya

Hal mendasar yang harus diperhatikan dalam perawatan mesin mobil adalah oli. Sebagai pelumas mesin, oli merupakan unsur penting yang tidak boleh diabaikan. Oli berfungsi sebagai pelumas mesin mobil agar lancar dalam bekerja. Kualitas oli harus diperhatikan dengan baik, agar kinerja mesin tidak terhambat.

Jenis oli yang digunakan harus disesuaikan dengan kondisi mesin. Semakin muda usia mesin mobil, maka harus menggunakan jenis oli yang encer. Tingkat keenceran oli mesin mobil, ditunjukkan kode yang terdapat dalam kaleng oli. Selain itu, proses penggantian oli pun harus dilakukn secara rutin dan jangan sampai terlambat.

Sebaiknya, penggantian mesin mobil dilakukan setiap 5 ribu kilometer. Jangan lupa rajinlan memeriksa kualitas oli setiap pagi. Perhatikan apakah jumlah oli dalam mesin sudah berkurang atau masih utuh. Pun, lihatlah kualitas oli yang ada dalam mesin. Oli yang masih baik, akan terlihat berwarna bening.

Masalah radiator juga harus diperhatikan terutama pada mobil berusia tua. Radiator berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil. Usahakan setiap pagi atau sebelum menggunakan mobil, periksa air radiator. Bila sudah berkurang, maka segeralah lakukan pengisian air radiator tersebut. Air radiator bisa menggunakan cairan khusus atau disebut coolant, namun ada pula yang menggunakan air biasa.